Minggu, 13 September 2026

TANABBAH BSA 2026

Menjadi mahasiswa bukan sekedar berganti status di kartu identitas, melainkan tentang keberanian melangkah ke medan baru yang asing dan menjadikan titik mula pembentukan generasi yang siap berpikir kritis dan bertindak solutif. Menandai awal perjalanan akademis, kegiatan orientasi studi hadir bukan sekadar sebagai tradisi tahunan, melainkan sebagai ajang kolaborasi awal untuk saling mengenal, tumbuh, dan membentuk karakter calon pemikir masa depan.

Sebagai langkah awal perjalanan akademis tersebut, HMPS BSA menggelar pelaksanaan Tanabbah atau yang lebih dikenal sebagai ospek prodi. Tanabbah ini merupakan program kerja dari divisi Dakwah Wal Ilmiah yang dimana adalah suatu bentuk penerimaan mahasiswa baru khususnya program studi Bahasa dan Sastra Arab. Tanabbah ini bukan hanya ajang tempat untuk saling mengenal teman baru, melainkan juga sebagai bentuk pengenalan program studi Bahasa dan Sastra Arab kepada mahasiswa baru. Tanabbah yang dilaksanakan di Balai Desa Padangan ini berlangsung selama 2 hari, yakni pada tanggal 4-5 September 2026 dengan mengusung tema “Menapaki Jejak Bahasa, Menyemai Asa menjadi Karya”.

Pemilihan tema “Menapaki Jejak Bahasa, Menyemai Asa menjadi Karya” ini bukan tanpa alasan. Sesuai dengan Langkah awal perjalanan akademis diatas, mahasiswa juga dapat menanam dan mengembangkan potensi, harapan, dan cita-cita yang nantinya akan tumbuh menjadi sebuah karya serta kontribusi yang nyata.

Memasuki hari pertama, pemberangkatan panitia dan peserta dimulai dari Masjid Baitul Hakim menuju Lokasi. Sesampainya di Lokasi, acara dibuka dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan Sambutan oleh ketua pelaksana, ketua umum, serta koorprodi BSA yakni Dr. Nuryani, S.Ag., M.Pd.I.. Rangkaian acara dilanjutkan dengan kontrak forum yakni menjelaskan peraturan selama dalam forum serta menjelaskan hak peserta, maupun hak panitia.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan 3 sesi pembekalan materi yang akan menghadirkan pemateri yang kompeten:

1.      Keprodian/ Kesastraan oleh Dr. Nuryani, S.Ag., M.Pd.I. & M. Faizun, S.S., M.Pd.I. yang membahas mengenai pengenalan identitas, kurikulum BSA serta mendalami struktur, sejarah, maupun analisis karya sastra Arab.

2.      Keorganisasian oleh M. Firdho Nurarif yang membahas mengenai pengenalan organisasi, tata Kelola, kepemimpinan, dan keterampilan untuk menggerakkan suatu Lembaga.

3.      How to Read a Book oleh Rizqo Ahmadi yang menjelaskan mengenai strategi membaca & memahami buku/teks akademik.

Dan tibalah rangkaian acara yang telah dinantikan oleh seluruh peserta dan panitia, yakni special perform oleh angkatan 25, pensi, dan api unggun yang akan dilakukan bersama-sama di halaman Balai Desa.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam bersama seluruh panitia dan peserta dengan dilanjutkan fun games oleh para peserta yang menghadirkan suasana ceria. Kegiatan fun games ini tidak hanya saja untuk menghilangkan penat namun juga menambah keakraban dengan peserta yang lain, serta membangun rasa kebersamaan dan solidaritas satu sama lain. Setelah rangkaian acara tersebut mahasiswa baru diberi waktu untuk bersih-bersih dan acara hari kedua ini ditutup dengan pembagian hadiah kelompok yang memenangkan fun games tersebut. Meskipun acara ini tergolong singkat tetapi dari panitia berharap bisa sebagai pembuka tirai penyekat antara satu dengan yang lainnya.

 

Penulis: Kawan literasi & jurnalistik 26

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TANABBAH BSA 2026

Menjadi mahasiswa bukan sekedar berganti status di kartu identitas, melainkan tentang keberanian melangkah ke medan baru yang asing dan menj...